Cara Membuat Use Case Diagram dalam 3 Menit

Untuk memperjelas peran aktor pada sebuah sistem maka bisa dilakukan dengan cara membuat use case diagram. Dengan ini maka semua sistem dapat di baca dengan mudah. Nah buat kamu yang tidak mengerti bagaimana cara membuatnya, kali saya akan coba sedikit memberikan penjelasan untuk kamu agar lebih memahami dan dapat membuat nya dengan mudah. 

Ada banyak aplikasi yang bisa kita  gunakan sebetulnya. Penggunaan aplikasi yang ada tersebut tentu sangat menguntungkan sekali dan memudahkan siapa saja dalam proses pembuatan. Gini proses pembuatannya tidak dilakukan dengan menggunakan cara manual lagi melainkan sudah menggunakan aplikasi khusus yang bisa dilakukan dengan cepat.

Apa sih use case diagram itu?

Use case diagram merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk memodelkan sebuah sistem layanan yang di sediakan oleh layanan tertentu. Dengan menggunakan use case maka sebuah sistem dapat di jelaskan dengan baik.  Pembuatan jus kesini bisa biasanya digunakan oleh beberapa pihak tertentu baik secara akademik ataupun juga di perusahaan. Dengan menggunakan diagram ini, suatu hal yang kompleks bisa di aplikasikan atau digambarkan dengan sangat ringkas dan bisa dipahami dengan mudah.

Apa fungsi dan manfaat use case diagram?

Berbicara tentang fungsi dan manfaat, ada banyak sekali manfaat yang bisa anda dapatkan sehingga Kemudian Anda akan benar-benar terbantu. Ada banyak manfaat dan fungsi use case diagram yang perlu anda tahu. Nah beberapa manfaat dan fungsi use case diagram diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menjelaskan dengan mudah fungsi layanan yang di sediakan oleh sebuah sistem
  • Melingkupi batasan sebuah sistem
  • Menyediakan hasil yang dapat di ukur ke sistem eksternal atau pemakai

Komponen pembentuk use case diagram

Kemudian selanjutnya ada harus tahu juga bahwa untuk membuat diagram ini dibutuhkan beberapa Komponen penting yang harus anda siapkan. Berapa komponen itu sebaiknya sudah siap dengan baik agar proses pembuatan bisa dilakukan dengan cepat dan. Terbentuknya sebuah use case diagram tidak terlepas daripada komponen penyusun nya. Beberapa komponen penyusun use case diagram diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Aktor: mempresentasikan seseorang dalam peran sebuah sistem
  • Use case: gambaran fungsional suatu sistem

Bagaimana cara membuat use case diagram?

Selanjutnya kita masuk ke proses cara pembuatan nya seperti apa sih? Caranya sangat mudah sekali anda hanya bisa mengikuti beberapa panduan dan proses sebagaimana yang akan dijelaskan dalam beberapa poin di bawah ini. Silakan Anda ikuti beberapa poin tersebut dari awal sampai akhir sehingga bisa menyelesaikan sebuah diagram dengan. Pada dasarnya ada banyak cara membuat use case diagram yang bisa anda gunakan. Namun kali ini saya akan menggunakan umlet untuk membuatnya. Nah berikut ini adalah panduan nya, silahkan anda yang mau tahu caranya simak aja artikel di bawah ini:

  1. Silahkan anda download dan Install aplikasi UMLET terlebih dahulu di link ini https://www.umlet.com/changes.htm
  2. Selanjutnya silahkan anda buka aplikasi tersebut
  3. Klik umlet pada bagian kanan atas, kemudian klik dan pilih use case
  4. Anda akan di hadapkan dengan beberapa pilihan gambar dan desain, silahkan anda desain beberapa bagian yang akan anda butuhkan
  5. Masukkan komponen Use case dan actor yang akan anda butuhkan untuk membuat diagram nya
  6. Cara membuatnya cukup kamu drag pada gambar orang untuk membuat ilustrasi aktor nya
  7. Dan drag juga bagian use case nya
  8. Buat alur nya dengan menghubungkannya menggunakan association
  9. Berikan petunjuk dengan menggunakan incloude
  10. Sesuaikan alurnya dengan sistem yang ada
  11. Setelah itu berik keterangan pada use case dan aktor yang anda buat tadi

Actor yang anda gunakan di sesuaikan dengan kebutuhan diagram yang anda buat. Setelah cara membuat use case diagram dengan menggunakan umlet selanjutnya tinggal anda simpan dan selesai. Bagaimana?  Cukup mudah bukan? diagram yang anda buat ini bisa untuk berbagai sistem yang anda terapkan. Semoga beberapa Penjelasan diatas bisa membantu mempermudah anda dalam membuat diagram use case tersebut. anda bisa  gunakan panduan diatas kapan saja anda membutuhkannya.